Menjalani aktivitas sehari-hari yang padat nan sibuk, terkadang membuat pikiran dan hidup kita terasa sangat membosankan. Bekerja setiap hari dalam hidup ini, membuat kita bagaikan robot yang terus menerus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari. Sebagai seorang manusia, kita tentu pastinya membutuhkan waktu untuk menyegarkan pikiran dan hati agar hidup ini kembali lebih fresh sambil dilengkapi dengan suasana yang santai. Betul nggak, guys?!
Pada travelling kami kali ini, kami berkunjung ke tempat wisata yang cukup populer untuk wilayah Asahan, Batubara dan sekitarnya. Yah, tempat itu bernama "PANTAI BUNGA". Pantai ini terletak di daerah Masjid Lama, tepatnya di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Untuk sampai ke tempat ini, kami mengendarai kereta (sepeda motor) dari Kisaran - Asahan dengan waktu tempuh perjalanan lebih kurang 1 jam dengan jarak tempuh sekitar 33 km. Jika teman-teman dari arah kota Medan, waktu tempuh perjalanan untuk sampai ke tempat ini lebih kurang 3,5 jam dengan jarak tempuh sekitar 134 km berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari Google Maps.
![]() |
| Dari arah Kisaran |
![]() |
| Dari arah Medan |
Kami berangkat pada jam 3 sore. Saya bersama istri dan anak saya berboncengan dengan naik kereta Supra X 125 warna hijau. Selama perjalanan, kami menikmati setiap tempat yang kami lewati. Terlebih anak saya juga tipe yang tidak bisa diam untuk ngoceh apa-apa yang dilihatnya. Harus senantiasa di-ladeni kalau ia bicara, hehehe... Sampai tanpa terasa kami pun sudah mau mendekati lokasi wisatanya.
Jembatan Masjid Lama ini merupakan penanda bahwa lokasi wisata Pantai Bunga ini sudah dekat. Hanya beberapa meter dari jembatan ini akan ada persimpangan. Dari simpang ini kita berbelok kearah kanan untuk menuju ke lokasi wisata tersebut. Lokasi persimpangannya seperti gambar dibawah ini.
![]() |
| Simpang Pantai Bunga |
![]() |
| Akses menuju lokasi wisata |
![]() |
| Pintu Masuk Objek Wisata Pantai Bunga |
Suasana didalam objek wisata Pantai Bunga ini sangat padat sekali karena bertepatan pada hari Minggu dimana seluruh aktivitas untuk bekerja berhenti sejenak untuk memberikan ruang waktu untuk bersantai bersama keluarga tercinta ataupun sahabat terdekat. Beginilah suasana pada saat kami baru tiba di lokasi wisata ini. Ramai pengunjung dan tempat parkir penuh kendaraan.
Disamping banyaknya pengunjung, juga terdapat para pedagang yang berjualan disekitar lokasi ini. Mulai dari yang jualan mainan, sewa mobil-mobilan, bahkan jajanan makanan seperti bakso yang senantiasa selalu ramai pembeli.
Jajanan makanan di tempat ini sangat beragam. Jika kita membeli makanan atau jajanan di warung atau kios yang memang sudah ada menetap disini, itu biasanya jajanan atau makanan yang dijual harganya sedikit lebih tinggi daripada kita membelinya diluar tempat ini. Lain halnya, kalau kita membeli jajanan kepada pedagang keliling yang biasanya berjualan dengan menggunakan kereta atau sepeda motor. Biasanya harganya lebih murah. Untuk wahana permainan sendiri, ada yang menyediakan permainan pancing-pancingan ataupun menggambar dan tentu saja objek wisata pantainya dong.
Tetapi pada saat kami berkunjung kesini, kondisi pantai sedang mengalami ombak besar dan pasang yang tinggi. Mungkin ini disebabkan beberapa hari sebelumnya, wilayah Indonesia mengalami peristiwa gerhana yang menyebabkan pasang air laut menjadi tinggi. Namun walaupun demikian, pengunjung tetap ramai mendatangi tempat ini. Sampai-sampai kami tidak kebagian tempat atau pondok untuk bersantai dan lebih dekat ke bibir pantainya. Kondisi pasang air laut yang tinggi itu kami abadikan dalam jepretan kamera.
Kami mendapat tempat agak sedikit ke tengah sambil lesehan dengan menggunakan tikar. Mungkin kurang cepat kami datangnya, makanya kami gak kebagian tempat. Hehehe... Dan itu anak saya lagi asyik main pasir sama mobil kesayangannya. 😊
Setelah kami menikmati nuansa wisata di tempat ini selama lebih kurang 2 jam. Kami akhirnya memutuskan untuk pulang. Tapi sebelum pulang, kami menyempatkan diri untuk berfoto ria di Gapura Pantai Bunga yang cukup ikonik itu. Karena bentuknya yang menyerupai love yang bermakna suka/cinta. Yang kalau bisa diistilahkan "Pantai Bunga membuat siapapun jadi suka dan ingin kembali lagi", begitulah kira-kira. Hehehe....
Foto bareng bersama anak dan istri tercinta
Demikianlah cerita wisata kami kali ini, semoga memberikan sedikit informasi dan juga wawasan pengetahuan buat para pembaca sekalian. Terima kasih sudah mau membaca cerita wisata kami sampai habis ya..! Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dalam penyampaian cerita kami. Kami hanya sekedar berbagi cerita dan pengalaman kepada para pembaca sekalian tentang objek wisata yang kami kunjungi. Semoga ini dapat menggugah jiwa travelling para pembaca sekalian. Tunggu cerita wisata kami selanjutnya ya..! See you next time, friends...


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar